Pengenalan Sistem Informasi Ilmiah Iptek Nuklir di Universitas Palangka Raya

palangkaraya1

Pada tanggal 21 April 2016 bertempat di Aula Universitas Palangka Raya, telah diselenggarakan kegiatan Pengenalan Sistem Informasi Ilmiah Iptek Nuklir, atas kerja sama antara Pusat Pendayagunaan Informatika dan Kawasan Strategis Nuklir (PPIKSN) BATAN dengan Universitas Palangka Raya (UPR) Kalimantan Tengah dalam rangka diseminasi informasi ilmiah iptek nuklir. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 53 orang yang terdiri dari dosen, mahasiswa dan pustakawan dari civitas academica di lingkungan UPR.

Acara dibuka dengan sambutan dari Rektor UPR yang diwakili oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Dr. I. Nyoman Sudyana, M. Dalam sambutannya beliau yang sudah pernah berkunjung ke BATAN Kawasan Nuklir Serpong ini memberikan animo yang besar dan berharap kegiatan ini memberikan wawasan bagi civitas akademika di lingkungan UPR, khususnya tentang iptek Nuklir.

beritapalangkaraya2

Sambutan dari BATAN disampaikan oleh Deputi BATAN Bidang Pendayagunaan Teknologi Nuklir (PTN) Dr. Ir. Anhar Riza Antariksawan yang dilanjutkan dengan serah terima bantuan bahan pustaka dari PPIKSN selaku INIS Liaison Officer di Indonesia berupa 1(satu) paket basis data INIS (International Nuclear Information System) dalam kemasan CD ROM. Basisdata INIS dikelola oleh IAEA yang berisi sekitar 3,8 juta judul / cantuman makalah dengan fulltext 516.970 judul, yang dapat digunakan sebagai tambahan koleksi bahan pustaka ilmiah, khususnya yang terkait dengan informasi iptek nuklir untuk didayagunakan serta diseminasikan oleh perpustakaan untuk menunjang kegiatan litbang dan akademik di lingkungan UPR.

Selanjutnya secara berturut-turut disampaikan materi tentang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir untuk Kesejahteraan Masyarakat dan Pemanfaatannya di Indonesia yang disampaikan oleh Deputi PTN Dr. Ir. Anhar Riza Antariksawan. Beliau menyampaikan tentang aspek pemanfaatan iptek Nuklir di bebebrapa bidang dan hasil litbang serta kebijakan di BATAN dalam menghilirkan hasil litbang. Drs. Budi Prasetyo, MT selaku Wakil INIS Liaison Officer di Indonesia menyampaikan materi tentang Pengelolaan Pengetahun Nuklir dan pengenalan INIS serta implementasi kegiatan BATAN sebagai salah satu anggota INIS. Sedangkan Praktek Penelusuran Informasi Basisdata INIS secara online disampaikan oleh Drs. Irawan.

Presentasi terakhir disampaikan oleh Prof. Dr.rer.nat. Evvy Kartini yang menyampaikan sekilas sejarah Atom Indonesia dan upaya untuk menjadi jurnal internacional. Disampaikan pula beberapa kiat agar jurnal yang ada di UPR dapat menjadi jurnal terakreditasi karena hingga saat ini belum ada satu pun jurnal yang diterbitkan oleh UPR yang sudah terakreditasi. Setelah presentasi disampaikan oleh empat narasumber dilanjutkan diskusi dengan peserta yang cukup memiliki ketertarikan dengan hasil litbang dalam bidang pertanian dan lingkungan. <noerda>