BATAN Kembali Kenalkan Iptek Nuklir, Sistem Informasi dan Jurnal Atom Indonesia Kepada Sivitas Akademika UNG

jurnalatom_ung

(Jakarta, 28/03/2019) Badan Tenaga Nukilr Nasional (BATAN) kembali mengenalkan kegiatan penelitian, pengembangan dan pemanfaatan iptek nuklir kepada sivitas akademika Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di Gorontalo, Kamis (28/03). Kegiatan sosialisasi yang bertajuk “Pengenalan Sistem Informasi dan Jurnal Ilmiah Iptek Nuklir” dimanfaatkan sebagai sarana berbagi informasi dan diseminasi iptek nuklir serta pemanfaatannya di Indonesia.

Deputi Kepala BATAN Bidang Pendayagunaan Teknologi Nuklir, Dr. Hendig Winarno mengatakan, BATAN telah melakukan litbang dan pendayagunaan iptek nuklir untuk kesejahteraan. “Penelitian dan pengembangan iptek nuklir dilakukan BATAN dengan maksud damai untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ujar Hendig.

Selain sosialisasi pemanfaatan iptek nuklir, pada kesempatan yang sama Hendig juga mengatakan mengenai pentingnya berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam pengelolaan jurnal Atom Indonesia yang telah terindeks Scopus. Jurnal Atom Indonesia merupakan jurnal ilmiah iptek nuklir yang dikelola oleh BATAN.

Wakil Rektor IV Bidang IT dan Kerja Sama UNG Prof. Dr. Hasanuddin Fatsah, M.Hum. menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada BATAN yang telah memberikan kepercayaan kepada UNG untuk bekerjasama dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Pihaknya akan menginisiasi kerjasama dengan BATAN, khususnya untuk kegiatan tridharma perguruan tingginya yang dapat memberikan manfaat bagi sivitas akademika UNG sendiri dan juga masyarakat.

Perwakilan International Nuclear Information System (INIS) Indonesia, Ir. Yusi Eko Yulianto menegaskan perlunya preservasi dan pengayaan pengetahuan Iptek nuklir agar tidak mengalami kepunahan. Untuk itulah, pengembangan sistem informasi iptek nuklir yang bisa diakses oleh khalayak umum mutlak diperlukan. “Minat masyarakat ilmiah di lingkungan perguruan tinggi untuk mempelajari dan mengembangkan iptek nuklir perlu ditingkatkan secara berkesinambungan sehingga penguasaan iptek nuklir di Indonesia meningkat”, ujar Yusi.

Pengenalan Jurnal Atom Indonesia sebagai jurnal bereputasi internasional disampaikan oleh Managing Editor Atom Indonesia, Drs. Budi Prasetyo, MT. Pengenalan dimakdsudkan agar sivitas akademika di UNG dapat mengetahui dan selanjutnya bisa berkontribusi dengan mengirimkan karya tulis ilmiahnya. Sharing pengalaman pengelolaan Jurnal Atom Indonesia sampai terindeks SCOPUS, diharapkan bisa juga dipakai sebagai rujukan bagi pengelolaan jurnal di UNG.

Untuk meningkatkan kualitas publikasi di UNG, Editor Atom Indonesia Dr. Julwan Hendry Purba menyampaikan strategi, tips dan trik agar sebuah karya dalam bentuk makalah dapat diterima pada jurnal internasional. “Informasi yang disampaikan kepada pembaca tidak hanya harus jelas dan mudah dimengerti, tetapi juga merupakan sebuah informasi yang terstruktur dan mengalir dari mulai abstrak hingga kesimpulan”, jelas Julwan.

Dalam sesi diskusi mengemuka gagasan untuk kerjasama lanjut antara BATAN dengan UNG, yang akan memberikan peluang yang sangat besar bagi sivitas akademika UNG untuk dapat melakukan kegiatan litbang iptek nuklir di bidang energi, pertanian, kesehatan, industri, material maju dan lainnya. Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh lebih dari 101 orang yang terdiri dari dosen dan mahasiswa dari berbagai jurusan, yaitu Pertanian, Peternakan, Fakultas Teknik, Kimia, Teknik Informatika dan pustakawan serta pengelola jurnal di lingkungan UNG. (Noerda)

0 0 0 0