Nuklir Dikenalkan di ITK Melalui Sistem Informasi Ilmiah Iptek Nuklir

itk1

(Balikpapan, 23/03/2017) Pusat Pendayagunaan Informatika dan Kawasan Strategis Nuklir (PPIKSN) Badan Tenaga Nukilr Nasional (BATAN) bekerjasama dengan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) menggelar kegiatan yang bertajuk Pengenalan Sistem Informasi Ilmiah Iptek Nuklir di Auditorium ITK, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (23/03). Kegiatan ini diikuti oleh 74 orang peserta terdiri dari para dosen, mahasiswa, dan pustakawan di lilngkungan ITK.

Deputi Kepala BATAN Bidang Pendayagunaan Teknologi Nuklir. Hendig Winarno menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak ITK atas digelarnya kegiatan ini. Oleh Hendig Winarno, selain pengelanalan sistem informasi, dimanfaatkan juga untuk diseminasi dan sharing informasi tentang iptek nuklir.

Wakil Rektor ITK, Bidang Akademik, Subchan, juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada BATAN yang telah memberikan keparcayaan kepada ITK untuk bekerja sama dalam penyelenggaraan kegiatan diseminasi ini. Menurutnya kegiatan ini dapat memberikan wawasan yang sangat baik bagi sivitas akademika di lingkungan ITK, khususnya tentang Iptek Nuklir. Subchan menambahkan, Gubernur Kalimantan Timur telah mengisiasi rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dan rencananya  akan disediakan tapaknya di Tali Sayan, Kabupaten Berau. Diharapkan akan dilakukan studi kelayakan bersama BATAN, yang nantinya digadang-gadang sebagai PLTN pertama di Indonesia.

Kegiatan ini bertujuan tujuan untuk melaksanakan diseminasi informasi iptek nuklir yang sejalan dengan preservasi dan pengayaan pengetahuan, terutama dalam bidang nuklir, dengan sasaran agar minat masyarakat ilmiah di lingkungan perguruan tinggi untuk mempelajari dan mengembangkan iptek nuklir terus berkesinambungan sehingga penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir di Indonesia tidak mengalami kepunahan (knowledge loss) akibat penuaan SDM. Sasaran utama kegiatan ini adalah masyarakat ilmiah di Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia, mengingat sivitas akademika Perguruan Tinggi, terutama Dosen dan Mahasiswa merupakan pengguna potensial informasi ilmiah iptek nuklir termasuk basisdata INIS. Dalam lingkungan ITK, diharapkan informasi ilmiah yang terorganisir dalam basisdata INIS ini dapat dimanfaatkan pada seluruh strata. Perlu kami informasikan bahwa sejak tahun 2004 sampai dengan saat ini kami telah melaksanakan kegiatan seperti ini ke 41 (empat puluh satu) perguruan tinggi termasuk ITK. <noerda>