Gelaran Atom Indonesia Best Paper Awards 2016

aiba_1_2016

Desember 2016 telah digelar rapat penilaian dan penentuan pemenang Atom Indonesia Best Paper Awards (AIBPA) 2016. Dalam sambutannya, Kepala Pusat Pendayagunaan Informatika dan Kawasan Strategis Nuklir (PPIKSN) mengucapkan terima kasih kepada Dewan Juri dan Panitia atas terselenggaranya kegiatan AIBPA 2016 ini. Penyelenggaraan kali ini merupakan kegiatan yang ke 8 sejak dilaksanakan pertama kalinya pada tahun 2009 dengan tujuan untuk memperkenalkan dan menyebarluaskan jurnal Atom Indonesia serta informasi iptek nuklir kepada para peneliti, pemerhati, dan pengguna baik di lingkungan BATAN maupun di luar BATAN baik di dalam maupun luar negeri.

AIBPA juga dimaksudkan untuk mendorong para pelaku litbang dalam penulisan karya ilmiah berbahasa Inggris yang berkualitas dan berstandar internasional di bidang iptek nuklir serta untuk memberikan penghargaan bagi 5 (lima) penulis dengan karya tulis ilmiah terbaik.
Menurut penanggungjawab kegiatan AIBPA 2016 Dr. Abu Khalid Rivai, jumlah peserta AIBPA dari tahun ke tahun semakin meningkat, dan pada tahun 2016 jumlah peserta AIBPA sebanyak 57 peserta dari 10 unit kerja di BATAN dan berbagai instutisi dan perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Berdasarkan hasil penilaian dengan kriteria penilaian yang sudah ditentukan sebelumnya oleh Dewan Juri yaitu Prof.Dr. Zaki Su’ud dari ITB, Prof. Sunarno, Ph.D dari UGM, dan 3 Juri dari BATAN yaitu Prof. Dr.rer.nat. Evvy Kartini, Dr. Hendig Winarno dan Dr.Ir. Anhar Riza Anhar Antariksawan, maka diputuskan pemenang pertama adalah makalah dengan judul A Novel Method for 57Ni and 57Co Production using Cyclotron-Generated Secondary Neutrons yang ditulis oleh H. Suryanto, dkk peneliti dari Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) Serpong. Pemenang kedua adalah makalah Micronucleus Frequencies and DNA Repair Gene XRCC3 Polymorphism in Radiation Workers of Center for Multi Purpose Reactor (PRSG), BATAN hasil karya D. Ramadhani, dkk dari Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR) Pasar Jumat Jakarta. Pemenang ketiga adalah N. Kartini Oekar, dkk dari Pusat Sains dan Teknologi Nuklir Terapan (PSTNT) Bandung dengan judul Technetium-99m Labeled Diethyl Carbamazine Citrate (99mTc-DEC) as a New Diagnostic Agent for Lymphatic Filariasis Detection in nuclear medicine. Pemenang keempat adalah makalah An Experimental Analysis on Nusselt Number of Natural Circulation Flow in Transient Condition Based on the Height Differences between Heater and Cooler yang ditulis oleh M. Juarsa, dkk peneliti dari Pusat Teknologi dan Keselamatan Reaktor Nuklir (PTKRN). Pemenang kelima diraih oleh Syaiful Hadi, dkk yang merupakan peneliti dari Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru yang berkolaborasi dengan Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir BATAN dengan judul makalah The Analysis of Hierarchical Structure of Mesoporous Silica in Nanometer Scale by Small Angle Scattering Method. Pengumuman lengkap pemenang AIBPA 2016 ini dapat diakses pada http://aij.batan.go.id. Selanjutnya kepada para pemenang akan diberikan hadiah berupa plakat, sertifikat dan uang tunai yang akan diserahkan oleh Kepala BATAN pada hari Senin, 5 Desember 2016 di Gedung DRN Puspiptek Serpong bersamaan dengan HUT BATAN yang ke 58.
Pada gelaran AIBPA tahun 2016, panitia menerima bantuan sponsor dari BRI KCP Puspiptek Muncul berupa 5 buah plakat untuk dewan juri yang diberikan sebagai penghargaan atas kerja keras dan dedikasi yang sudah dilakukan oleh para dewan juri. Plakat dan sertifikat diserahkan oleh Dr. Abu Khalid Rivai selaku penanggungjawab kegiatan kepada para dewan juri setelah ditandatanganinya berita acara 5 pemenang AIBPA 2016.