Profile Perpustakaan PPIKSN – BATAN

Setelah melakukan re-organisasi, berdasarkan peraturan Kepala Batan Nomor 14 Tahun 2013 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Tenaga Nuklir Nasional, maka layanan perpustakaan yang semula berada pada Bidang Dokumentasi dan Informasi Ilmiah dengan subbidang perpustakaan diubah menjadi Bidang Sistem Informasi Manajemen Nuklir (SIMN) dengan subbidang Manajemen Pengetahuan Nuklir (MPN) atau Nuclear Knowledge Management (NKM), menyelenggarakan fungsi pelaksanaan pengembangan sistem manajemen dan preservasi pengetahuan nuklir berbasis teknologi informasi. Sedangkan tugas subbidang MPN adalah melakukan pengembangan sistem manajemen dan preservasi pengetahuan nuklir berbasis teknologi informasi serta layanan perpustakaan.

Selanjutnya, berdasarkan peraturan Kepala BATAN No. 21 Tahun 2014 tentang Rincian Tugas Unit Kerja di BATAN, khususnya untuk subbidang MPN atau dikenal dengan sebutan ”Perpustakaan PPIKSN”, mempunyai rincian tugas sebagai berikut: (a). melakukan preservasi pengetahuan nuklir; (b). melakukan pengembangan, pendayagunaan, dan diseminasi layanan informasi ilmiah; (c). melakukan penyelenggaraan perpustakaan; dan (d). melakukan dokumentasi dan publikasi ilmiah. Selain itu, Perpustakaan PPIKSN juga mempunyai tugas (e). mengelola sistem informasi bertaraf internasional yang disebut International Nuclear Information Systems (INIS), karena BATAN sebagai jaringan penghubung sistem informasi tersebut untuk Indonesia.

Subbidang MPN juga bertujuan untuk melaksanakan diseminasi informasi iptek nuklir yang sejalan dengan preservasi dan pengayaan pengetahuan, terutama dalam bidang nuklir, dengan sasaran agar minat masyarakat ilmiah untuk mempelajari dan mengembangkan iptek nuklir terus berkesinambungan sehingga penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir di Indonesia tidak mengalami kepunahan (knowledge loss) akibat penuaan SDM tanpa ada penggantinya yang baru.

1. Struktur Organisasi

struktur1

2. Akses Informasi

Perpustakaan PPIKSN saat ini berlokasi di Gedung 71 lantai dasar di area BATAN dan berlokasi di Kawasan Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan. Luas Perpustakaan PPIKSN sekitar 500m2 .

profil1

Koleksi perpustakaan / pengetahuan iptek Nuklir dapat diakses melalui 2 (dua) cara, antara lain:

  1. Secara konvensional, yaitu: pemustaka dapat secara fisik datang mengunjungi Perpustakaan.
  2. Secara on-line, dengan mengakses informasi Perpustakaan Digital BATAN melalui website http://digilib.batan.go.id/; Portal NKM pada http://nkm.batan.go.id/; koleksi basis data INIS pada di http://iaea.org/inis/; koleksi yang diperoleh atas kerja sama dengan Ristekdikti yaitu jurnal-jurnal terbitan luar negeri yang dapat diakses pada lokasi jaringan di BATAN melalui situs:  http://www.sciencedirect.com/ juga lembaga pengindeks internasional www.scopus.com

3. Jam Buka Layanan

Layanan perpustakaan dibuka setiap hari kerja, Senin s/d Jumat dari pukul 08.00 – 15.30 WIB.

Sistem layanan yang digunakan adalah sistem tertutup yaitu sistem layanan perpustakaan yang tidak memungkinkan pemustaka mengambil sendiri koleksi yang dibutuhkan (window shoping), pemustaka yang membutuhkan koleksi dapat mengakses melalui katalog yang tersedia pada pangkalan data katalog atau OPAC. Pemustaka yang akan meminjam bahan perpustakaan, akan diambilkan oleh pustakawan atau petugas perpustakaan.

4. Koleksi Perpustakaan

Saat ini, Perpustakaan PPIKSN memiliki berbagai jenis koleksi perpustakaan baik dalam bentuk tercetak maupun elektronik, seperti: buku teks, buku referensi (skripsi, kamus, ensiklopedi, direktori, handbook, terbitan pemerintah, peta, laporan penelitian/kegiatan), jurnal ilmiah, prosiding, laporan penelitian/kegiatan, disket, mikrofis, CD-ROM INIS database, CD-ROM INIS NCL, dan CD-ROM jenis lain. Semua jenis koleksi perpustakaan diperoleh melalui pembelian dan hadiah, baik dari dalam maupun luar negeri.

Koleksi perpustakaan yang dimiliki Perpustakaan PPIKSN

tabel

5. Tugas dan peran perpustakaan PPIKSN

  • Mengembangkan Perpustakaan Digital

Dalam mendukung BKC, dilakukan pengembangan perpustakaan digital yang sudah ada dengan melakukan pengembangan antara lain:

  1. Katalog On-line

Fasilitas katalog on-line atau OPAC yang dikelola oleh PPIKSN dan kontennya berisi data bibliografi buku yang berasal dari beberapa perpustakaan yang ada di lingkungan BATAN.

  1. Portal E-Journal

Fasilitas E-Journal merupakan satu aplikasi yang menggunakan OJS, yaitu layanan informasi jurnal ilmiah terbitan BATAN yang dikelola oleh PPIKSN dan kontennya merupakan tanggung jawab dari masing-masing unit kerja yang ada di lingkungan BATAN.

  1. Portal e-prosiding

Fasilitas e-prosiding menyajikan informasi yang berisi abstrak dan bibliografi hasil penelitian bidang iptek nuklir dari koleksi literatur kelabu prosiding terbitan unit-unit kerja di lingkungan BATAN. E-prosiding versi on-line saat ini, masih menggunakan piranti lunak hasil kerjasama dengan PDII-LIPI melalui Kementrian Ristek dan Sipulitbang versi lokal, yaitu piranti lunak buatan lokal berisi abstrak dari artikel ilmiah bidang iptek nuklir dari prosiding dan majalah koleksi perpustakaan.

  1. E-Book

Merupakan kegiatan preservasi pengetahuan melalui penulisan pengetahuan dalam bidang-bidang ilmu tertentu yang dituangkan pada bahan perpustakaan buku, yang diterbitkan dan didiseminasikan melalui sebuah diskusi seperti melalui bedah buku. Program bedah buku tersebut akan dibudayakan, karena merupakan transfer pengetahuan secara langsung. Penerbitan buku saat ini dikelola oleh BATAN Press, merupakan pelestarian pengetahuan dari para pakar bidang ilmu tertentu yang mutlak dilakukan karena dapat didiseminasikan tidak hanya di lingkungan BATAN tetapi juga perguruan tinggi sehingga dapat meningkatkan minat untuk meneliti bidang iptek nuklir.

  1. E-Dokumen

Menyajikan dokumen peraturan-peraturan, undang-undang atau pedoman yang ada di lingkungan BATAN, sehingga dapat diakses setiap saat oleh pengguna perpustakaan.

  1. E-Kliping

Menyajikan artikel atau berita tentang informasi yang berkaitan dengan informasi iptek nuklir atau kegiatan Batan yang diperoleh dari surat kabar, majalah dan media lain dan disajikan secara on-line menjadi e-kliping atau kliping elektronik, sebagai sumber referensi atau data dukung para pelaku litbangyasa dan bahan pengambilan keputusan mengingat kliping merupakan kumpulan informasi yang sudah diseleksi.

  1. Eksiklopedia Nuklir

Merupakan terjemahan dari ATOMICA (http://mext-atm.jst.go.jp/atomica/), sebuah website ensiklopedi tenaga atom dalam bahasa Jepang, sesuai dengan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) yang telah ditandatangani oleh Japan Science and Technology Agency (JST), sebagai lembaga di bawah Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technology of Japan (MEXT) dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN).

Berdasarkan Nota Kesepahaman tersebut, BATAN diberi hak untuk menerjemahkan ATOMICA ke dalam bahasa Indonesia, serta menyebarluaskan hasilnya melalui situs http://www.batan.go.id/ensiklopedi/.

Ensiklopedi Teknologi Nuklir ini akan digunakan sebagai materi pendidikan untuk masyarakat Indonesia yang berminat dengan teknologi nuklir yang nantinya diharapkan dapat membantu masyarakat Indonesia untuk memahami ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir.

  1. Buku Baru

Merupakan layanan informasi yang mempromosikan bahan perpustakaan buku terbaru yang diperoleh melalui pembelian dan disajikan secara on-line dalam bentuk bibliografi dengan anotasi buku yang berisi ulasan singkat mengenai isi buku serta ditampilkan cover buku tersebut untuk menarik minat baca pemustaka.

  1. InfoKilat

Merupakan informasi artikel ilmiah terbaru yang diterbitkan di jurnal atau proseding yang diperoleh melalui hadiah atau pembelian yang disajikan untuk menginformasikan kepada pengguna.

  •  Membuat Library Pathfinder iptek nuklir

Merupakan salah satu bagian dari layanan referensi untuk membantu pemustaka dalam melakukan penelusuran, dan dibuat dalam bentuk secara on-line. Subjek diambil berdasarkan istilah atau subjek pada taksonomi yang ada pada portal NKM, untuk membantu para pelaku litbang atau yang tergabung dalam CoP yang akan atau sedang melakukan Sharing Knowledge, diskusi, workshop atau kegiatan sejenis dalam mencari dan memperoleh literatur yang diperlukan. Pathfinder berisi informasi tentang subjek tertentu yang diperoleh dengan mengelompokkan pengetahuan dari berbagai jenis bahan perpustakaan seperti dari OPAC untuk koleksi buku; artikel ilmiah dari jurnal dan prosiding yang diterbitkan BATAN; artikel, pedoman, laporan atau paten dari basis data INIS, dan artikel ilmiah dari jurnal on-line science direct yang dilanggan oleh Ristekdikti.

  • Layanan INIS

Memberikan layanan INIS, di mana pejabat penghubung International Nuclear Information System (INIS) Liaison Officer di Indonesia yang berada di PPIKSN memberikan sarana promosi dengan menyediakan layanan untuk penelusuran informasi iptek nuklir untuk membantu pengguna dalam memenuhi keperluan informasi ilmiah dari basisdata INIS baik melalui CD-ROM INIS, maupun media penyedia informasi on-line melalui internet pada situs http://iaea.org/inis. Layanan diseminasi informasi basisdata INIS diberikan kepada para pelaku kegiatan litbang khususnya pengguna teknologi nuklir baik di internal BATAN maupun di luar BATAN yaitu ke Perguruan Tinggi (sudah dilakukan ke 40 Perguruan Tinggi di Indonesia sejak tahun 2004) agar dapat digunakan seoptimal mungkin.

  • Layanan Batan Knowledge Center (BKC)

Dalam mendukung pengembangan NKM di BATAN, khususnya untuk kepentingan knowledge sharing, diskusi ilmiah, serta kegiatan CoP NKM di BATAN, telah disediakan fasilitas BATAN Knowledge Center (BKC) berupa ruang khusus yang ada dalam perpustakaan PPIKSN. Dalam Fasilitas BKC, disediakan juga fasilitas internet dan teleconference yang dapat digunakan sebagai sarana diskusi oleh para pelaku litbangyasa untuk membahas hal-hal yang berkaitan dengan tugas-tugasnya.

profil2

Knowledge Sharing (KS) merupakan salah satu proses utama dalam NKM. Knowledge sharing adalah tahapan diseminasi (penyebaran) dan penyediaan knowledge pada saat yang tepat untuk karyawan yang membutuhkan. Sarana informasi NKM disediakan dalam portal http://nkm.batan.go.id sedangkan aplikasi sistem informasi untuk KS yang praktis sebagai media transfer pengetahuan yang diperoleh para pelaku litbangyasa di lingkungan BATAN baik dari seminar, training dan workshop di dalam maupun luar negeri ada pada http://nkm.batan.go.id/nkmks/.

 

Peran Pustakawan

Sejalan dengan perubahan layanan yang dilakukan di perpustakaan, pustakawan menyesuaikan perannya untuk mendukung kegiatan NKM di BATAN:

  1. Menciptakan atau menangkap pengetahuan yang masih berada dalam tacit para pakar bidang iptek nuklir di lingkungan BATAN menjadi pengetahuan eksplisit dan disebarluaskan, yang didukung oleh payung kebijakan dari Kepala BATAN berupa instruksi atau kewajiban mentransfer pengetahuan bagi para pelaku litbangyasa.
  2. Berperan sebagai Knowledge Bridge atau media penghubung antara sumber ilmu (bahan perpustakaan) dengan pemustaka, mengumpulkan dan mencari naskah lengkap, serta mengelompokkan pengetahuan eskplisit tersebut berdasarkan taksonomi yang sudah ada ke pengetahuan eksplisit pada portal NKM.
  3. Secara proaktif mengumpulkan pengetahuan eksplisit para pakar yang diperoleh dari hasil Knowledge Sharing, baik pengetahuan yang diperoleh melalui penerbitan buku, diklat, seminar, diskusi maupun CoP, serta mengelompokkan dan menyimpannya berdasarkan taksonomi atau kompetensi dalam pengetahuan eksplisit pada portal NKM.
  4. Berperan sebagai Event Organizer (EO) yaitu memberikan layanan penyelenggaraan kegiatan dalam forum-forum knowledge sharing. Secara periodik perpustakaan dapat menyelenggarakan kegiatan ilmiah, khususnya diskusi ilmiah dengan topik-topik tertentu oleh para pelaku litbangyasa dari setiap unit kerja yang ada di lingkungan BATAN secara bergantian.
  5. Membuat panduan tentang tata cara pelaksanaan kegiatan NKM di BATAN, agar proses pelaksanaan kegiatan Knowledge Sharing, CoP dan Preservasi Pengetahuan dapat berjalan dengan lancar dan terarah, sehingga dapat diperoleh hasil sesuai dengan apa yang diharapkan.
  • Atom Indonesia

Atom Indonesia adalah salah satu jurnal ilmiah milik BATAN. Artikel ilmiah pada jurnal ini berisi tentang iptek nuklir. Sampai saat ini posisi jurnal Atom Indonesia berada pada 95 persen menuju kategori jurnal internasional. Jurnal ini juga telah terakreditasi oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Perpustakaan berperan menyajikan jurnal ilmiah bidang iptek Nuklir yang dikelola secara elektronik. Jurnal online Atom Indonesia yang dapat diakses pada http://aij.batan.go.id. Ruang sekretariat Atom Indonesia terletak di perpustakaan bersebelahan dengan ruang BKC (BATAN Knowledge Center).

profil3